Berita  

Bukti Satelit AS: 150 Pesawat Tempur ‘Kepung’ Iran

AS Mengerahkan Lebih dari 150 Pesawat Tempur di Dekat Iran

Amerika Serikat (AS) telah meningkatkan kehadiran militer di sekitar Iran dengan mengerahkan lebih dari 150 unit pesawat ke pangkalan di Eropa dan Timur Tengah. Hal ini terjadi setelah putaran kedua perundingan nuklir antara AS dan Iran tidak membuahkan hasil pada 17 Februari lalu.

Data pelacakan penerbangan dan citra satelit yang dikaji oleh Washington Post menunjukkan bahwa peningkatan kekuatan militer AS di wilayah tersebut mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua dekade. Langkah ini diambil dalam konteks peningkatan tekanan dari Presiden AS Donald Trump terhadap Iran terkait program nuklirnya.

Perkumpulan kekuatan besar ini memberikan kemampuan bagi militer AS untuk melaksanakan keputusan Trump, termasuk kampanye udara yang intensif atau serangan terarah dan terbatas. Para analis menyatakan bahwa pengerahan militer kali ini bahkan melampaui peningkatan sebelum serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni tahun lalu.

Meskipun demikian, Mark Cancian dari Center for Strategic and International Studies mengingatkan bahwa kampanye udara yang berkepanjangan memerlukan tambahan aset militer yang lebih besar. Di lapangan, puluhan pesawat tambahan berada di atas kapal induk USS Gerald R. Ford dekat Pulau Kreta, Yunani. Kehadiran dua kapal induk AS di kawasan Timur Tengah dianggap sebagai sinyal serius tentang kesiapan militer AS dalam menghadapi ketegangan dengan Iran.

Secara keseluruhan, AS saat ini memiliki lebih dari selusin kapal perang di Timur Tengah, termasuk kapal induk, kapal perusak, dan kapal tempur pesisir. Kehadiran dua kapal induk AS sekaligus menunjukkan bahwa AS tengah menyiapkan berbagai opsi militer untuk menghadapi situasi yang semakin tegang dengan Iran.

Source link