Berita  

Pilu di Ramadan: Pemukim Israel Bakar Rumah & Mobil Warga Palestina

Kembali terjadi aksi kekerasan dari kelompok pemukim Israel yang membakar rumah dan kendaraan warga Palestina di Desa Susya, selatan Hebron, wilayah Tepi Barat yang diduduki. Serangan tersebut terjadi pada Selasa malam waktu setempat dan menunjukkan peningkatan gelombang kekerasan di bulan suci Ramadan.

Organisasi hak asasi manusia Al-Bidar melaporkan bahwa kelompok pemukim tersebut membakar lima rumah dan beberapa mobil milik warga Palestina di Susya. Serangan fajar ini menyebabkan kerusakan materi yang cukup besar. Selain pembakaran, pemukim juga dilaporkan menembakkan gas air mata ke dalam beberapa rumah warga, yang mengakibatkan empat orang harus menerima perawatan medis karena terpapar gas tersebut.

Data statistik menunjukkan bahwa eskalasi kekerasan meningkat tajam dalam beberapa waktu terakhir. Para pemukim Israel tercatat melakukan 468 serangan di Tepi Barat, termasuk serangan fisik, pencabutan pohon, pembakaran ladang, hingga pelarangan akses petani ke tanah mereka. Aksi-aksi kekerasan ini dilakukan dengan tujuan strategis untuk mengusir warga Palestina dari tanah mereka.

Dengan jumlah pemukim Israel yang tinggal di pemukiman di Tepi Barat yang diduduki mencapai 770.000 orang, termasuk 250.000 di Yerusalem Timur, serangan ini menunjukkan konflik yang terus memanas. Kelompok hak asasi manusia Al-Bidar mencatat bahwa serangan ini menciptakan ketakutan di kalangan penduduk, terutama perempuan dan anak-anak. Situasi ini menuntut respon yang cepat dan tegas untuk meminimalisir korban serta mendorong perdamaian di kawasan tersebut.

Source link