Berita  

Ancaman Trump Runtuhkan Ladang Gas Terbesar Iran

Terjadi eskalasi konflik antara Iran dan Qatar setelah Iran melancarkan serangan balas dendam terhadap fasilitas energi Qatar. Konflik ini membuat Presiden AS Donald Trump marah dan mengancam akan meledakkan seluruh Ladang Gas South Pars, ladang gas alam terbesar di dunia yang dimiliki oleh Iran dan Qatar. Serangan dari Iran terjadi setelah Israel melakukan serangan terhadap Ladang Gas South Pars milik Iran, yang membuat harga energi melonjak.

Trump membantah mengetahui serangan Israel sebelumnya dan mengklaim bahwa AS tidak mengetahui apapun tentang serangan tersebut. Dia juga meminta Israel menghentikan serangan terhadap ladang gas South Pars kecuali jika Iran bersikeras menyerang Qatar. Pasca serangan, Israel telah menyerang infrastruktur produksi gas alam Iran, yang menyebabkan pertama kalinya Israel menargetkan infrastruktur produksi gas alam Iran sejak konflik dimulai.

Para pimpinan dunia, termasuk Presiden Prancis Emmanuel Macron, Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul, dan Uni Emirat Arab, menyerukan de-eskalasi konflik dan penghentian serangan terhadap infrastruktur sipil. Meskipun Uni Emirat Arab menyebut serangan sebagai eskalasi serius yang mengancam keamanan energi global.

Selain itu, Iran bersumpah untuk membalas dendam dengan menargetkan fasilitas minyak dan gas di Arab Saudi, UEA, dan Qatar. Korps Garda Revolusi Islam Iran mengancam permusuhan lebih lanjut yang dapat berdampak global. Hal ini menyebabkan gangguan pasokan energi di Timur Tengah dan harga minyak dunia naik. Selat Hormuz, sebagai jalur vital bagi pelayaran komersial minyak, juga terancam tertutup karena konflik tersebut.

Source link