Berita  

IMF Minta BI & The Fed Tetap Tenang Soal Kenaikan Suku Bunga

Bank sentral di seluruh dunia tidak perlu terburu-buru menaikkan suku bunga acuan sebagai tanggapan terhadap potensi tekanan inflasi akibat perang antara Presiden AS Donald Trump dan Iran di Timur Tengah. IMF menegaskan bahwa bank sentral memiliki banyak opsi untuk mengendalikan ekspektasi kenaikan harga tanpa harus secara agresif menaikkan suku bunga. Salah satu cara yang disarankan adalah diversifikasi sumber energi dan bergantung pada energi terbarukan daripada harus tergantung pada komoditas energi dunia yang tidak stabil.

Pierre-Olivier Gourinchas dari IMF menyatakan bahwa bank sentral dapat bekerja sama dengan pemerintah untuk mencari cara mengurangi ketergantungan pada energi impor dengan memperbanyak sumber energi yang diproduksi di dalam negeri. Dia juga menunjukkan bahwa kondisi stagflasi pada era 1970-an memberikan pelajaran penting tentang pentingnya mencari solusi dalam menghadapi kemungkinan tekanan inflasi yang tinggi. Risiko stagflasi pada saat ini juga diprediksi akan meningkat jika konflik di Selat Hormuz berlanjut, dengan dampak pertumbuhan global yang turun dan inflasi yang meningkat.

Namun, IMF memperkirakan bahwa tekanan ini akan berangsur mereda dalam beberapa tahun ke depan, asalkan tindakan yang tepat diambil jika inflasi semakin menguat atau ekspektasi inflasi menjadi lebih permanen. Meskipun skenario risiko terburuk dapat terjadi jika perang energi terus berlanjut, ada harapan bahwa situasi akan membaik dan kondisi ekonomi global akan kembali stabil. IMF juga mengingatkan bank sentral agar tidak melupakan pelajaran berharga dari sejarah ekonomi agar dapat menghadapi tantangan masa depan dengan lebih baik.

Source link