Berita  

Kapal Tanker Minyak Dibajak di Laut Merah: Penjelasan Lengkap

Sebuah kapal tanker minyak telah dibajak di lepas pantai Somalia dan dibawa masuk ke perairan teritorialnya, menurut laporan Badan Keamanan Maritim Inggris (UKMTO). Kejadian ini menambah risiko navigasi di Laut Merah, yang saat ini menjadi rute pasokan yang lebih penting karena blokade Iran di Selat Hormuz di pintu masuk Teluk Persia. Kapal tersebut disita di sebelah timur laut kota Mareeyo, Somalia, pada Selasa, seperti yang dikutip oleh UKMTO dari AFP. Pihak berwenang militer melaporkan bahwa orang-orang yang tidak berwenang telah mengambil alih kendali kapal tanker dan mengarahkannya ke selatan di dalam perairan teritorial Somalia. Somalia, yang merupakan negara yang tidak stabil di Tanduk Afrika, memiliki pemerintah pusat yang berhadapan dengan federasi negara-negara semi-otonom yang terpecah belah, serta serangan-serangan oleh kelompok militan Al-Shabaab yang terkait dengan Al-Qaeda. Somalia pernah menjadi basis bagi banyak serangan bajak laut di masa lalu, dan serangan tersebut telah berkurang seiring dengan upaya penindakan misi angkatan laut oleh Uni Eropa, India, dan negara-negara lain. Pada hari Kamis, UKMTO melaporkan bahwa sebuah kapal penangkap ikan berbendera Somalia juga dibajak oleh 11 “individu bersenjata”, serta sebuah kapal tanker pengangkut produk minyak diserbu oleh sebuah kelompok bersenjata. Peristiwa-peristiwa ini mengindikasikan adanya ancaman pembajakan yang kredibel.

Source link