Berita  

Gempa M 7,7 Pemicu Tsunami: 5 Provinsi Harus Waspada

Gempa Bumi 7,7 SR Guncang Kepulauan Sangihe

Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan gelombang tsunami minor terdeteksi di sejumlah wilayah pesisir setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Senin (8/6/2026) pukul 06.37 WIB.

Dampak Tsunami Minor

Berdasarkan pemutakhiran data Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi (Dit. Koordalops) BNPB, tercatat gelombang tsunami pertama di Loloda, Halmahera Barat, dan di Ulusiau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, dengan ketinggian mencapai 0,18 meter.

Pada saat yang sama, aktivitas gempa susulan masih terjadi dengan magnitudo di atas 5,0 dalam kurun waktu kurang dari satu jam setelah gempa utama.

Guncangan Gempa di Beberapa Daerah

Laporan dari Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BPBD di berbagai daerah melaporkan intensitas guncangan gempa yang berbeda-beda. Kabupaten Kepulauan Sangihe, Minahasa Utara, dan Kota Manado merasakan guncangan dengan durasi yang bervariasi.

BPBD wilayah terdampak masih terus melakukan pemantauan intensif dan pendataan kemungkinan kerusakan akibat gempa.

Imbauan Waspada dari BNPB

Meski tinggi gelombang tsunami masih tergolong kecil, BNPB mengimbau masyarakat di wilayah pesisir yang berstatus “Siaga” dan “Waspada” untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Wilayah yang diminta waspada meliputi pesisir Sulawesi Utara, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, hingga Kalimantan Timur.

Masyarakat diminta untuk tetap berada di lokasi yang aman, menjauhi pantai dan bangunan yang mengalami keretakan, serta terus mengikuti informasi resmi dari BPBD, BMKG, dan instansi terkait.

Source link