Berita  

Aspirasi Riil untuk Masyarakat Alor: Menuju Kemajuan Bersama

Mahasiswa Diponegoro Dorong Pemerintah Fokus ke Distribusi Pangan

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi khusus kepada Adriano Padama, mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) asal Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Adriano berani menyuarakan persoalan distribusi pangan di daerah asalnya, memicu kunjungan langsung Mentan ke Alor.

Komunikasi Langsung dengan Masyarakat Alor

Adriano telah memperkenalkan persoalan distribusi pangan di Alor saat acara kuliah umum di UNDIP. Harga beras yang melonjak hingga Rp25.000-Rp30.000 per kilogram saat distribusi terganggu menjadi perhatian utama.

Respons Langsung dari Mentan Amran

Menyikapi aspirasi yang disampaikan Adriano, Mentan Amran langsung memerintahkan penanganan masalah distribusi pangan di Alor. Bahkan, beliau membatalkan agenda rapat di Jakarta untuk langsung berkunjung ke Alor dan menyaksikan kondisi masyarakatnya.

Keberanian Adriano disebut patut diapresiasi karena tidak didasari kepentingan pribadi dan menunjukkan karakter mahasiswa yang peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian. Mentan Amran menilai Adriano sebagai mahasiswa terbaik yang harus diteladani.

Perhatian Khusus Pemerintah untuk Alor

Dalam kunjungan ke Alor, Mentan Amran menyatakan komitmen pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat Alor, terutama terkait distribusi pangan dan produksi beras. Program pertanian yang disiapkan diharapkan memberikan manfaat baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Di bawah pengawasan Kementerian Pertanian, program-program pertanian dan pangan di Alor akan diperkuat. Mulai dari pemenuhan stok beras hingga operasi pasar yang dilakukan oleh Bulog untuk menjaga ketersediaan dan harga beras yang stabil.

Source link