Berita  

Pemakaman Massal Terungkap: Konflik Dalam Negeri Arab

Kuburan Massal Ditemukan di Sudan: Akibat Bentrokan Paramiliter

Jakarta, CNBC Indonesia – Kuburan massal ditemukan di Kurmuk, wilayah Blue Nile, Sudan. Kejadian ini terjadi setelah pasukan militer merebut kembali kota tersebut.

Penemuan Kuburan Massal oleh Pasukan Militer

Komisaris Kurmuk, Abdel Aty Mohamed al Faki, menyatakan bahwa kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF) bertanggung jawab atas kejadian tragis ini. Milisi RSF telah mengeksekusi para korban, yang terdiri dari perempuan, anak-anak, dan pekerja rumah sakit.

Menurut laporan RT, setidaknya ada 25 jenazah yang ditemukan di lokasi tersebut. Para korban disebut tewas di dekat Jebel Fankat, sebuah bukit yang digunakan RSF untuk melancarkan serangan menggunakan drone bom.

Konflik Sudan dan Pembunuhan Massal

Pertempuran antara Sudan Armed Forces (SAF) dan RSF terjadi sejak April 2023. Konflik yang merembet ke berbagai wilayah Sudan ini mengakibatkan jutaan orang terpaksa meninggalkan rumah mereka.

Tuduhan serupa tentang kuburan massal juga dilaporkan terjadi di Darfur pada November 2025. Sudan Doctors Network menuduh RSF melakukan pembunuhan terhadap ratusan warga, yang kemudian dikuburkan secara massal atau dibuang ke sungai.

Krisis Kemanusiaan di Sudan

Meskipun militer Sudan telah merebut beberapa wilayah strategis dari RSF, krisis kemanusiaan di negara tersebut terus memburuk. Sedikitnya 35 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan dan lebih dari 9 juta orang mengungsi di dalam negeri.

Darurat kemanusiaan di Sudan menjadi perhatian dunia internasional. Utusan khusus Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Derk Segaar, menyerukan peningkatan bantuan internasional untuk Sudan.

Sudan, yang terletak di Afrika Timur Laut, berbatasan dengan beberapa negara di kawasan tersebut seperti Mesir, Libya, dan Ethiopia. Dengan latar belakang budaya yang kaya dan identitas sebagai anggota Liga Arab, Sudan membutuhkan perhatian dunia untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang melanda negara tersebut.

(sef/sef)

Source link