Berita  

Deal Perdamaian Resmi Gaza-Israel: Respons Warga dan Hamas

Deal perdamaian antara Israel dan Hamas disambut dengan sukacita oleh warga Gaza, Palestina. Kabar baik ini disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melalui media sosialnya, Truth Social. Pengumuman tersebut juga dikonfirmasi oleh Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed al-Ansari, yang menyatakan bahwa kesepakatan perdamaian telah dicapai antara Israel dan Hamas di Gaza.

Warga di wilayah pesisir Al-Mawasi di Gaza selatan merespons pengumuman tersebut dengan penuh sukacita, meneriakkan yel-yel “Allahu akbar” dan melakukan tembakan peringatan ke udara. Seorang warga bernama Mohammed Zamlot, yang telah mengungsi dari Gaza utara, menyatakan bahwa mereka terus mengikuti perkembangan negosiasi dan gencatan senjata.

Dalam tahap pertama perdamaian ini, Hamas akan membebaskan semua sandera yang mereka tahan. Israel akan menukarnya dengan tahanan Palestina dan menarik pasukannya kembali ke garis yang telah disepakati. Hamas telah menyerahkan daftar tahanan Palestina yang ingin dibebaskan, termasuk Marwan Barghouti dari gerakan Fatah.

Sebagai imbalannya, Hamas akan membebaskan 47 sandera yang tersisa, termasuk yang masih hidup dan yang telah meninggal, yang ditawan dalam serangan pada Oktober 2023. Perang di Gaza telah menewaskan ribuan orang dan disebut sebagai genosida oleh PBB. Salah satu negosiator utama Hamas, Khalil al-Hayya, menyatakan kelompoknya hanya ingin jaminan bahwa perang akan berakhir dengan perdamaian abadi.

Source link