MotoGP dan F1 semakin dekat setelah promotor Dorna Sports diakuisisi oleh Liberty Media, pemilik F1. Pembicaraan tentang kedua seri ini bersinergi sudah lama ada, bahkan sebelum kepemilikan yang sama. CEO Dorna Sports, Ezpeleta, mengekspresikan ketertarikannya untuk mengadakan balapan MotoGP di kota besar, mirip dengan Grand Prix Las Vegas yang diadakan oleh F1. Namun, keselamatan para pembalap tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan. Grand Prix Indonesia di Mandalika menunjukkan contoh balapan di sirkuit jalanan yang telah berhasil. Di sisi lain, F1 semakin menekankan perlombaan di sirkuit jalanan untuk menciptakan tontonan yang menarik. Ada sembilan sirkuit yang menjadi tuan rumah baik MotoGP maupun F1, menunjukkan minat yang terus berkembang dalam balapan lintas seri.
Brad Binder dari Red Bull KTM Factory Racing turut menarik perhatian dalam kompetisi ini. Dengan semakin merosotnya balapan di sirkuit permanen, balapan di sirkuit jalanan semakin menarik minat penonton. MotoGP dan F1 mungkin memiliki masa depan yang bersemi jika terus berkolaborasi dalam penyelenggaraan balapan lintas genre. Dengan mengutamakan keselamatan para pembalap dan menyesuaikan dengan peraturan yang ada, balapan di tempat-tempat baru seperti kota-kota besar bisa menjadi kenyataan. Keterlibatan penonton dan minat pasar akan semakin bertambah jika kedua seri ini dapat bekerja bersama. Kedekatan keduanya menciptakan peluang yang tak terhingga untuk perkembangan olahraga balap dunia.












