Berita  

Tentara AS Tewas di Negara Arab: Janji Balas Dendam Trump

Otoritas Suriah berhasil menangkap lima orang terkait serangan bersenjata terhadap pasukan Amerika Serikat dan Suriah di Palmyra. Insiden tersebut menyebabkan tiga warga AS tewas dan Presiden Donald Trump mengancam akan memberikan konsekuensi berat kepada para pelaku. Pasca serangan, Kementerian Dalam Negeri Suriah memastikan penangkapan lima tersangka terkait insiden tragis tersebut. Presiden AS, Trump, menyatakan akan memberikan balasan serius terhadap kelompok ISIL (ISIS) yang diduga terlibat dalam penyergapan tersebut. Identitas penyerang belum diumumkan secara resmi, namun keterangan dari juru bicara Kementerian Dalam Negeri Suriah mengindikasikan bahwa pihak berwenang sudah mengetahui sebelumnya bahwa pelaku memiliki ideologi Islam ekstremis. Pelaku tersebut sebelumnya dipecat dari pasukan keamanan karena pandangan ekstrem tersebut. Serangan yang terjadi di zona Palmyra menewaskan dua tentara Amerika Serikat dan seorang penerjemah sipil. Pasca serangan, korban luka dievakuasi menggunakan helikopter AS ke pangkalan terdekat. Trump dan Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, mengeluarkan ancaman keras terhadap para teroris yang melakukan aksi teror terhadap warga Amerika. Pasca insiden, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap rincian serangan dan keterlibatan para pelaku serta upaya pencegahan serangan serupa di masa depan.

Source link