Berita  

Jepang Abaikan Peringatan China, Bangun Sistem Rudal Dekat Taiwan

Pemerintah Jepang tetap kukuh dalam rencana penguatan pertahanan udara di Pulau Yonaguni dekat Taiwan, meski dihadang peringatan dari China. Langkah ini diputuskan Kementerian Pertahanan Jepang untuk menempatkan sistem rudal pada tahun 2031. Dalam konteks ini, Perdana Menteri Sanae Takaichi terus memperkuat pertahanan, mengingat tekanan militer China terhadap Taiwan yang semakin meningkat. Menteri Pertahanan Shinjiro Koizumi menjelaskan bahwa pemerintah sedang dalam proses mempersiapkan penempatan sistem rudal permukaan-udara Type 03 Chu-SAM di Pulau Yonaguni di Prefektur Okinawa pada tahun fiskal 2030. Sistem ini dipasang pada truk 8×8 dan dilengkapi dengan radar canggih yang dapat melacak pesawat, rudal, atau drone serta menyerang beberapa target secara bersamaan. Meskipun China menilai rencana ini berbahaya, jangkauan rudal sekitar 30 mil tidak mencapai wilayah udara China. Tetapi, kekhawatiran muncul bahwa Yonaguni dapat menjadi sasaran jika terjadi konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Jepang, mengingat 70% instalasi militer AS berada di Okinawa. Selain itu, ketegangan antara Jepang dan China semakin meningkat sejak pernyataan Takaichi yang dianggap China sebagai bukti remiliterisasi Jepang. Dalam situasi ini, pandangan Jepang atas lingkungan keamanan saat ini menjadi bahan perdebatan, mencakup China, Rusia, Ukraina, dan Korea Utara.

Source link