Berita  

Blusukan Papua: Gibran Dorong Pemerataan Pembangunan

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Raja Ampat pada Rabu (22/4/2026). Selama kunjungan tersebut, ada banyak isu yang disentuh, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, hingga infrastruktur.

Di Kabupaten Raja Ampat, Wapres menyoroti pembagian Makan Bergizi Gratis di SD Negeri 2 Waisai yang ternyata belum memenuhi standar keamanan pangan. Dia menemukan bahwa makanan untuk para siswa dimasak terlalu pagi sehingga berpotensi rusak atau basi saat dibagikan ke penerima manfaat. Wapres pun meminta perbaikan Standar Operasional Prosedur (SOP) demi mencegah insiden yang tidak diinginkan.

Saat mengecek Kampung Nelayan Merah Putih di Raja Ampat, dia mengundang sejumlah nelayan berdialog untuk menyerap aspirasi mereka. Wapres ingin memastikan Kampung Nelayan Merah Putih, salah satu program prioritas pemerintah, bisa benar-benar menjawab persoalan klasik nelayan: akses BBM, cold storage, harga ikan, dan rantai distribusi.

Dari kampung nelayan, Wapres melanjutkan perjalanan ke RSUD Raja Ampat. Meski menjadi destinasi wisata kelas dunia, fasilitas kesehatan di Raja Ampat masih sangat terbatas. Kondisi ini membuat warga lokal dan juga turis harus dirujuk ke Bali apabila mengalami kondisi medis yang serius. Karena itu, selama di sana Wapres mencatat fasilitas kesehatan apa saja yang dibutuhkan agar RSUD Raja Ampat bisa naik kelas.

Selama melakukan kunjungan kerja di enam kota/kabupaten di wilayah Papua pada 20-22 April 2026, dia blusukan dari pasar ikan hingga rumah sakit untuk memastikan program prioritas pemerintah berjalan optimal dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Wapres menyatakan bahwa tujuan dari kunjungan kerjanya adalah untuk memastikan program-program dari Presiden berjalan dengan baik di Papua dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Papua. Selain itu, Wapres juga berkomitmen untuk terus mendorong pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua.

Source link