Berita  

Airlangga dan OJK Puji Prestasi Jateng dengan Dua Capaian Terbaik

Airlangga Hartarto dan OJK Puji Capaian Gubernur Jawa Tengah

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, atas dua capaian penting yang berhasil diraih. Kedua pihak menyoroti kinerja gubernur terkait program swasembada pangan dan pertumbuhan ekonomi yang mengungguli rata-rata nasional.

Program Swasembada Pangan Gubernur Ahmad Luthfi

Gubernur Ahmad Luthfi disebut memiliki program swasembada pangan berbasis pemetaan potensi daerah di Jawa Tengah. Program ini dianggap krusial karena melibatkan dua tahapan penting, yaitu identifikasi seluruh potensi daerah dan penyusunan program untuk mengoptimalkannya.

Produksi padi di Jawa Tengah hingga April 2026 juga menunjukkan perkembangan yang positif. Dengan capaian produksi padi sebesar 4.696.422 ton atau sekitar 44,48% dari target tahunan, Jawa Tengah mampu menjadi penyumbang beras terbesar bagi ketahanan pangan nasional.

Dampak Program Pangan terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Keberhasilan program swasembada pangan di Jawa Tengah turut menyumbang pada pertumbuhan ekonomi daerah. Pertumbuhan ekonomi yang meningkat di tingkat daerah dapat membawa dampak positif pada pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan. Hal ini sejalan dengan visi negara untuk menjadi negara maju dengan pendapatan tinggi pada tahun 2045.

Frederica Widyasari Dewi menambahkan bahwa strategi yang diterapkan Gubernur Ahmad Luthfi merupakan langkah nyata dalam mengoptimalkan potensi daerah. OJK juga mendukung sektor jasa keuangan untuk ikut serta dalam mendukung program-program yang telah dijalankan di daerah.

Gubernur Ahmad Luthfi juga ditunjuk sebagai narasumber dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah dengan tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Sinergi Kebijakan Lintas Sektor”. Dalam kesempatan tersebut, beliau menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dan upaya lebih keras untuk mencapai swasembada pangan di tengah tantangan cuaca yang tidak menentu.

Source link