Berita  

Mengintip Ancaman Terbaru: ‘Momok Baru’ di RI

BI Mengingatkan Risiko El-Nino di Indonesia Timur, Produktivitas Panen Terancam

Bank Indonesia (BI) telah mengingatkan akan adanya risiko El-Nino yang dapat berdampak negatif terhadap produktivitas panen di wilayah Indonesia Timur. Hal ini disampaikan sebagai bagian dari upaya BI untuk mengurangi risiko inflasi pangan di Tanah Air.

Upaya Mitigasi Inflasi Pangan oleh BI

Salah satu langkah yang diambil oleh BI untuk mengatasi potensi penurunan produktivitas panen akibat El-Nino adalah melalui sinergi antara Tim Pengendalian Inflasi Pangan (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Dengan adanya kerjasama antara kedua tim ini, diharapkan penanggulangan dampak inflasi pangan dapat dilakukan secara lebih efektif.

Mengingat pentingnya sektor pertanian dalam perekonomian Indonesia, langkah-langkah preventif seperti ini dianggap perlu untuk dilakukan guna menjaga stabilitas harga pangan dan mencegah terjadinya lonjakan inflasi yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Potensi Risiko El-Nino

El-Nino merupakan sebuah pola iklim global yang dapat menyebabkan perubahan suhu di berbagai wilayah, termasuk Indonesia Timur. Dampak dari El-Nino ini, seperti kekeringan dan curah hujan yang tidak merata, dapat mempengaruhi produktivitas pertanian dan berpotensi menurunkan hasil panen.

Dengan memperhatikan potensi risiko ini, langkah BI untuk mengingatkan dan mengantisipasi pengaruh El-Nino terhadap sektor pertanian menunjukkan komitmen lembaga tersebut dalam menjaga stabilitas ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Source link